Miung.com

Sabtu, 25 Januari 2014

Cara meningkatkan kecerdasan Sipiritual (SQ), Intelektual IQ) dan Emosional (EQ)


Bagaimana sih cara agar kecerdasan kita meningkat? Saya yakin kita semua sebagai makhluk yang paling sempurna di bumi ini semuanya cerdas, hanya saja ada sebagian yang enggan untuk menggunakan kecerdasannya karena malas dan ada sebagian yang menggunakan kecerdasannya dengan rajin belajar dan giat berusaha. Berbicara mengenai bagaimana cara meningkatkan kecerdasan intelektual (IQ), Spiritual (SQ) dan Emosional (EQ), tidak afdol rasanya jika tidak kita awali dengan: apasih sebenarnya pengertian dari kecerdasan intelektual (IQ), Spiritual (SQ) dan Emosional (EQ) itu sendiri. Berikut penjelasan singkat ketiga-tiganya dibawah ini;

Pengertian

Pengertian kecerdasan Intelektual (IQ) adalah sebuah ukuran kemampuan analisis, intelektual, rasio serta logika seseorang.
Pengertian kecerdasan Spiritual (SQ) adalah kemampuan seseorang untuk memahami makna yang terjadi pada lingkungan masyarakat sehingga seseorang tersebut akan mempunyai fleksibilitas dalam menghadapi persoalan dalam masyarakat.
Kecerdasan emosional (EQ) adalah kemampuan seseorang untuk mengenali (memahami) diri sendiri serta orang lain, kemampuan untuk memberikan motivasi pada diri sendiri dan juga orang lain, dan kemampuan untuk mengolah emosi secara baik pada diri sendiri dan orang lain.


Tips meningkatkan kecerdasan Intelektual (IQ), Spiritual (SQ) dan Emosional (EQ)

Tips meningkatkan kecerdasan Intelektual (IQ)
1. Hilangkan kebiasaan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna dan tidak membawa manfaat, misalnya bermain game seharian, facebookan seharian dan kegiatan lain yang dilakukan secara berlebihan.

2. Hilangkan rasa malas, sakit malas merupakan sakit yang semua orang di dunia ini miliki (kecuali orang-orang yang diberikan kelebihan khusus seperti Nabi dan Rasul dan orang-orang yang dikehendaki oleh-Nya), sebisa mungkin hapus rasa malas dan jauhkan hal tersebut sejauh mungkin dari diri anda.

3. Positive Thinking (Berfikir Positif), dari pada menggunakan otak untuk berfikir yang bukan-bukan mending anda gunakan untuk sekedar iseng memikirkan apa yang harus dilakukan supaya apa yang anda kerjakan menghasilkan lebih dari apa yang biasa anda dapatkan.

4. Menjaga istirahat tetap tercukupi, ingat waktu istirahat yang ideal bagi manusaia adalah 8 jam dalam waktu 1 hari. Jika memang anda memiliki waktu luang jangan paksakan diri anda untuk terus bekerja, berilah jatah istirahat yang cukup bagi diri anda.

5. Rajin berlatih mengerjakan sesuatu, mungkin anda merasa sudah ahli dalam suatu bidang tertentu namun dengan kembali berlatih dalam sesuatu yang sudah anda kuasai, anda akan menemukan hal baru yang sebelumnya belum pernah anda jumpai bahkan dalam bidang yang sudah anda kuasai.

6. Kembangkan kinerja otak, ada banyak cara yang dapat digunakan seperti bermain game yang mengasah otak (namun jangan berlebihan), anda bisa bermain puzzle, teka-teki silang, dan bahkan bermain catur. Tentu anda harus memilih jenis permainan yang anda sukai agar tidak cepat merasa bosan.

Tips meningkatkan kecerdasan Spiritual (SQ)
1. Taat terhadap agama, nah ini menjadi tolak ukur yang sangat penting. Agama mengajarkan anda untuk berbuat kebaikan, mengajarkan anda untuk berbuat baik terhadap sesama, mengajarkan anda agar jangan mencuri, saling membantu dan masih banyak lagi. Jika hal ini anda terapkan dalam kegiatan bermasyarakat maka tak perlu khawatir lagi anda akan menjadi orang yang dianggap baik dalam mata masyarakat di sekeliling anda.

2. Peduli dan memberi kasih sayang, perhatikan lingkunagan sekitar anda, bisakah anda tidur dalam perut kenyang sementara tetangga tidak bisa tidur karena kelaparan? Berilah kasih sayang kepada mereka berikan mereka kepedulian anda terhadap sesama dan bantulah mereka.

3. Bekerja sama dengan orang lain, salah satu aspek penting dalam hidup berkelompok (baik dalam masyarakat maupun bekerja) adalah anda harus bisa bekerja sama dengan orang lain. Misal berikanlah kepercayaan kepada orang lain bahwa hasil pekerjaanya tidak kalah atau sama baiknya dengan pekerjaan yang anda lakukan, berikan mereka kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka juga bisa.

4. Merenung, pernahkah anda meluangkan waktu sejenak untuk sekedar berfikir ke belakang atas apa yang sudah anda lakukan? Sudah benarkah yang anda lakukan? Dan apa yang harus anda lakukan untuk kedepannya? Cobalah mulai dari sekarang fikirkan itu semua.

5. Jangan sombong, perasaan somboing, iri, dengki semua itu merupakan satu paket. Jika anda berhasil mencapai kesuksesan sementara anda memiliki musuh yang meminta bantuan kepada anda, apa yang akan anda lakukan? Meskipun saya mengatakan jangan sombong, bukan berarti anda harus memberi bantuan musuh anda tersebut tanpa berfikir terlebih dahulu. Gunakan juga pemikiran yang matang, apakah musuh tersebut telah berubah menjadi kawan atau hanya melakukan trik untuk menjatuhkan anda? Semua tergantung bagaimana cara berfikir dari otak anda.

Tips meningkatkan kecerdasan Emosional (EQ)
1. Tegar, anda tentunya sering melihat film-film seperti di box-office bukan? Pada film tersebut biasanya sang Hero selalu mengalami kekalahan pada awalnya, namun karena ketegarannya dan sikap tidak pantang menyerah akhirnya sang Hero selalu memiliki akhir yang gembira. Cobalah untuk mengambil ilmu dari film yang sering anda tonton, kecuali film-film yang tidak layak untuk di tonton.

2. Pemberani, kalau bahasa gaulnya sih gentel (maaf kalau salah ketik), ya kurang lebih intinya menjadi seseorang yang pemberani. Apakah anda sudah menonton film Cross Zero (maaf kalau salah ketik), disana diceritakan 1 orang lelaki yang menghadapi ratusan orang laki-laki lain, karena keberaniannya teman-temannya datang membantu dan dia bisa memenangkan pertarungan.

3. Gunakan Pikiran dan Perasaan sebelum mengambil tindakan, penggunaan pikiran dan perasaan haruslah seimbang, penggunaan logika dan hati harus sama rata, misal dengan pemikiran logika yang begitu matang anda berhasil menciptakan sebuah b*m dengan daya ledak 1000X dari b*m atom (nuklir), anda juga harus menggunakan hati bayangkan berapa juta jiwa yang dapat melayang karena hal itu.

4. Mudah mengerti, anda pernah melihat orang yang mer*k*k? Anda merasa jengkel? Terlebih jika orang tersebut adalah anak anda sendiri, jika anda memarahinya itu mungkin akan menyelesaikan masalah untuk sementara waktu namun sumber permasalahannya belum hilang. Sumber permasalahan tersebut muncul karena kesalahan anda sendiri, bagaimana anda mendidik anak dan bagaimana sekarang dia menjadi seperti ini. Cara terbaik adalah dengan secara baik-baik berbicara dari hati kehati dengannya, menjelaskan bahayanya apa yang dia lakukan, dan memotivasinya untuk meninggalkan kebiasaan buruknya.

Rating: 4.5